Minggu, 02 Januari 2011

"untuk anak Umi dan Abi"



Assalamualaikum Nak, jauh sebelum kamu hadir dlm kehidupan Abi & Umi, kami senantiasa memohon kpd Allah Swt agar dikaruniai keturunan yg sholeh & sholihah, yg taat kpd Allah, berbakti kpd orang tua, rajin beribadah & belajar, serta dpt menjadi penerus dakwah para Salafus Shalih.Banyak rencana yg kami buat, agar kelak bila kamu hadir, kami sudah siap menjadi orang tua yg baik & mampu mendidikmu dengan didikan yg sesuai dengan dinnul Islam, tuntunan kita seperti yg dicontohkan oleh Rasulullah Saw kpd kita. Abi & Umi ingin, kelak bila Allah mengamanahkan kepada kami seorang putri, maka dia akan berakhlaq seperti akhlaqnya Fatimah putri Rasulullah, & bila Allah mengamanahkan seorang putra, maka dia akan seperti Ali, Umar atau sahabat Rasulullah yg lainnya. Setelah tanda kehadiranmu mulai tampak, Umi sering mual, muntah-muntah, sakit kepala dan sering mau pingsan, Umi & Abi bersyukur kepada Allah atas karunia-Nya, kami menjagamu sepenuh hati, serta senantiasa berharap, kelak kau lahir sebagai anak yang sehat, sempurna dan menyenangkan.Sejak dlm rahim, kami mencoba menanamkan kalimat-kalimat tauhid kepadamu & berupaya mengenalkanmu kepada Sang Pencipta, dengan bacaan ayat-ayat suci-Nya, dengan senandung shalawat Nabi serta semangat da’wah dan rasa keimanan kepada Allah yang Esa.Saat kau akan lahir, Umi merasakan sakit yang amat sangat, seolah berada antara hidup dan mati, namun Umi tidak mengeluh dan putus asa, karena bayangan kehadiranmu lebih Umi rindukan dibanding dengan rasa sakit yang Umi rasakan. Umi tak henti-hentinya berdo’ a, memohon ampunan dan kekuatan kepada Allah.
Abipun tidak tidur beberapa malam untuk memastikan kehadiranmu, menemani & menguatkan Umi, agar sanggup melahirkanmu dengan sempurna. Bacaan dzikir dan istighfar, mengiringi kelahiranmu. Begitu kamu lahir, sungguh rasa sakit yg amat sangat sudah terlupakan begitu saja. Setelah tangismu terdengar, seolah kebahagiaan hari itu hanya milik Umi & Abi. Air mata yg tadinya hampir tak henti mengalir karna menahan sakit, berganti menjadi senyum bahagia menyambut kelahiranmu.Saat pertama kali kau isap air susu Umi, Umi merasakan kenikmatan dan kebahagiaan yg tiada tara. Umi ingin memberikan semuanya kepadamu, agar kamu segera tumbuh besar dan sehat. Umi berupaya supaya ASI ini dapat mencukupi kebutuhanmu. Umi berupaya untuk selalu dekat denganmu, & selalu mengajakmu kemanapun Umi pergi, supaya kapanpun kamu lapar, Umi selalu siaga memberikan air surgawi karunia Ilahi itu kepadamu. Umi berusaha untuk selalu siap siaga menjagamu, kapanpun dan dalam keadaan apapun. Saat malam sedang tidur lelap, Umi akan terjaga bila kau tiba-tiba menangis karena popokmu basah atau karena kamu lapar. Saat sedang makan dan kamu buang air besar, Umi dengan rela menghentikan makan dan mengganti popokmu dulu.
Umi bacakan selalu ayat kursi dan surat-surat pendek satu persatu setiap malam, dikala mengantarmu tidur, ayat-per ayat & Umi ulang berkali-kali hingga kamu sanggup mengingatnya dengan baik, dengan harapan kamu besar nanti menjadi penghafal Al Qu’ran.Nak, kehadiranmupun memberikan kepada Umi & Abi pelajaran yg sangat berharga, kamu mengingatkan kami tatkala masih sepertimu. Mengingatkan dgn lebih kuat lagi, betapa besar pengorbanan yg dilakukan oleh kakek nenekmu kepada kami, hingga Umi & Abi tumbuh dewasa & bahkan sampai menjadi orang tua seperti mereka. nak karena Allah lah semata Umi & Abi sangat menyayangimu.Umi & Abi ingin, kamu menjadi anak yg faqih dlm hal agama, menjadi generasi Qur’ani, & menjadi penerus dakwah Salafus Shalih. Inilah harapan Umi & Abi kepadamu, sangat banyak & sangat ideal. Oleh karenanya, kami senantiasa memohon petunjuk dan bimbingan dari Allah Yang Esa, yg Berkuasa & Maha Agung, agar tidak salah langkah dalam mendidikmu. Robbanaa hablanaa min azwaajinaa wadzurriyaatinaa qurrota a'yun waj’alnaa lilmuttaqiina imaaman.
Amiin ya Robbal Alamin


Wassalam dari Umi & Abi

Untuk Rauf Dzakwan Lubis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar